Penyebab Mimisan dan Cara Mengatasinya

Penyebab Mimisan dan Cara Mengatasinya
Penyebab Mimisan dan Cara Mengatasinya. Mimisan atau epistaksin adalah tanda awal perdarahan dari hidung. Perdarahan tersebut bisa terjadi karena terlepasnya mukosa – mukosa yang mengandung banyak pembuluh darah kecil. Tidak hanya anak kecil saja, mimisan juga bisa terjadi kepada orang dewasa. Dengan mengetahui Penyebab Mimisan dan Cara Mengatasinya sejak dini, maka anda pun tak perlu panik untuk segera memberikan pertolongan pertama. 

Mungkin anda pernah bertanya, kenapa bisa timbul mimisan secara spontan bahkan penyebabnya tidak diketahui? Maka dari itu, disinilah anda akan bisa menemukan berbagai macam penyebab mimisan beserta solusi efektinya. Kalo begitu, segera saja ikuti penjelasanya lebih lanjutnya. 


Penyebab Mimisan 

  • Kelainan Pembuluh Darah (Lokal)
    Penyebab mimisan yang pertama yaitu adanya kelainan pembuluh darah itu sendiri. Dengan kata lain bahwa sifatnya kongenital atau bawaan sejak lahir dimana pembuluh tersebut memang lebih lebar namun sangat tipis sehingga mudah sekali terjadi perdarahan.
      
  • Trauma
    Dalam kasusnya, bisa jadi akibat trauma ringan seperti mengorek hidung terlalu dalam, adanya benturan ringan, terkena pukulan di daerah hidung atau mungkin adanya trauma pembedahan. Sedangkan untuk perdarahanya bisa terjadi di tempat mukosa konka atau area spina.
      
  • Alergi
    Seseorang yang punya alergi terhadap sesuatu atau kondisi tertentu bisa jadi mengalami mimisan karena pembuluh darah kapileer terbuka secara langsung sehingga keluarlah darah dari lubang hidung. Misalnya saja alergi terhadap cuaca dingin, panas maupun faktor lainya.
      
  • Flu Berat
    Bila anda mengalami flu berat, pastinya ingin mengeluarkan ingus dari hidung. Jadi ketika flu tersebut menyerang, ada baiknya jangan terlalu keras mengeluarkan ingus karena dampak buruknya bisa terjadi mimisan atau epistaksin.
      
  • Sinusitis
    Penyebab mimisan kelima yakni adanya sinusitis. Adalah suatu inflamasi yang terjadi di daearah sinus. Pada kondisi tertentu penderita sinus akan mengalami mimisan dimana darahnya bewarna gelap dan mengeluarkan aroma tak sedap. Jadi bagia anda yang terkena sinusitis, sebaiknya segera konsultasikan ke dokter atau klinik terdekat bila terjadi mimisan supaya mendapat pertolongan lebih lanjut.
      
  • Tumor
    Maksud tumor yang menjadi penyebab mimisan adalah jenis tumor rongga hidung yaitu angiofibroma. Tumor tersebut, seringkali dapat terlihat sebagai benjolan besar (seukuran biji nangka) bewarna merah keputihan di bagian hidung.
      
  • Gangguan Hormonal
    Nah, untuk mimisan jenis ini bisanya terjadi pada wanita – wanita hamil atau menopause karena pengaruh dari hormonal tersebut.
      
  • Infeksi Sistemik
    Penyakit infeksi yang bisa mengakibatkan mimisan yakni demam berdarah (DHF), demam tifoid, morbilli, influenza dan masih banyak lagi. 


Cara Mengatasi Mimisan

Pada prinsipanya, tujuan mengatasi mimisan adalah memperbaiki kondisi tubuh secara umum, menghentikan perdarahn serta mencegah keluarnya darah terus – menerus. Berikut langkah – langkahnya. 
  1. Pertama, posisikan duduk supaya hidung lebih tinggi dari jantung. Kenapa tidak tidur terlentang? Hal ini perlu dihindari agar aliran darah tidak tertelan ke belakang. Untuk catatan, pertahankan posisi duduk yang tegak dengan kepala tidak boleh digelengkan atau bergerak sedikitpun. 
  2. Bungkukkan badan sedikit kedepan lalu berikan intruksi untuk bernafas dari mulut saja. Kemudian tekan cuping hidung selama 3-5 menit. 
  3. Berikan kompres dingin pada hidung demi memperlambat aliran darah yang keluar secara berulang. Jika ada kapas, maka pasanglah tampon kapas dengan sedikit dibasahi adrenalin 1/5000 atau lidobcain 2% lalu dimasukkan ke rongga hidung. Teknik ini sangat efekti untuk menghentikan perdarahan dan mampu mengurangi rasa nyeri bila ada. Biarkan tamponnya sampai sekitar 15 menit. Baru setelah itu, tampin dapat dikeluarkan dan bersihkan hidung menggunakan air dingin. 
  4. Jika berhenti, itu tandanya berhasil dan anda dapat mengobservasi dari mana perdarahn atau mimisan itu terjadi. Namun bila yang terjadi sebaliknya, maka segeralah seusai melepas tampon hidung, pasanglah kembali (memakai tampon baru) kemudian segera bawa ke rumah sakit, klinik atau dokter terdekat dari rumah anda untuk mendapatkan pengobatan lebih lanjut. 
Demikianlah Penyebab Mimisan dan Cara Mengatasinya melalui langkah mudah dan sederhana. Jadi, jangan anggap remeh gejala mimisan karena anda tidak pernah tahu apakah itu pertanda awal suatu jenis penyakit ataupun lainya sehingga lakukan langkah terbaik dengan pencegahan. Semoga bermanfaat dan sekian. Baca juga Cara membuat anak yang baik dan benar.

Berlangganan untuk email update gratis: